Sunday, November 6, 2016

Akhirnya Datang Juga

Hari yang ditunggu akhirnya datang juga.
Pengumuman penempatan CPM XIII.

Hari ini rasanya deg- degan campur pasrah sekali.
Dari awal ikut Indonesia Mengajar, saya tidak pernah set ekspektasi atau bahkan berani berdoa sekalipun untuk lokasi penempatan saya.
Dimanapun itu, saya harus sip, harus disyukuri.

Kalau ada yang tanya saya mau dimana, saya selalu jawab: "Di mana aja boleh, saya siap"
Sok iyes banget padahal mah penasaran dan berharap- harap cemas gitu deh haha.
Dan selalu begitu, dari sebelum masuk camp sampai akhirnya di camp pun saya masih tetap pada jawaban yang sama.

Tapi kalau boleh jujur sama diri sendiri, jauuh di dalam hati saya, saya pengen ke Natuna, berkali- kali pernah ingin sekali mengabdi di sini. Dulu sekali sebelum apply jadi PM XIII pun pernah pengen ke Papua, karena saya merasa itu titik terjauh saya pergi di Indonesia nantinya. Saya juga pernah berharap untuk Banggai, meski tanpa alasan yg kuat. Cuma ya itu saya ngga tau apa itu yang terbaik untuk saya apa bukan. Jadi saya biarkan kehendak Tuhan yang bekerja untuk saya.

Dan tibalah 6 November itu. Pengumuman kabupaten penempatan. Antara Aceh Utara, Natuna, Nunukan, Banggai, dan Pegunungan Bintang.

Singkat cerita, setelah digiring satu persatu akhirnya CPM XIII untuk pertama kalinya ditemukan dengan teman- teman sepenempatannya. Memang sih selama ini kami selalu bersama-sama ber 40, cuma kali ini saya tau akan bersama 7 orang yang sepenempatan ini selama setahun ke depan.
Pertama buka tutup mata yang saya lihat siapa orang- orang yang akan sama saya, jadi saudara terdekat setahun ke depan bahkan untuk seumur hidup nanti. Saya bahkan perlu beberapa menit untuk tau lokasi penempatan saya.
Sekilas saya lihat mereka, saya yakin bahwa setahun ke depan akan lebih meyakinkan bersama mereka. Entah kenapa keyakinan itu tiba- tiba tumbuh aja. Bahkan sempat terpikir dimanapun penempatannya, kalau sama mereka saya mah yakin aja.
Dan Tuhan memang penuh kuasa, doa yang bahkan gak mampu saya ucapkan akhirnya terwujud. Saya dapat di Natuna!

Natuna yang pernah saya impikan berkali- kali. Natuna yang saya idamkan untuk bisa singgah atau kali ini mengabdi setahun di sana. Hanya saja, Natuna ini tak pernah berani saya ucapkan secara gamblang saya ucapkan dalam doa. Saya hanya minta dimampukan dan diberikan tempat terbaik untuk penempatan ini.
Dan tempat terbaik menurut Tuhan untuk saya: di Natuna :)

Jadi inilah saudara saya di Natuna nanti:



Dear Lala, Dita, Cece, Latin, Rustam, Akbar, Bayu selamat menjadi keluarga baru aku. It's nice to be with you in our long journey.

Dan seperti keajaiban lainnya, kali ini semesta benar- benar mendukung. Tuhan mengabulkan banyaak doa saya di sini. Ketika rasa syukur dan terim kasih saja dirasa tak cukup, maka saya tahu harus membalasnya dengan perbuatan baik untuk orang lain :)

Wish us luck and happy!

HS

Sunday, October 30, 2016

2 Minggu Penting di Oktober

Hi there!
Oktober udah masuk hari terakhir aja dan 2 minggu terakhir ini saya bersyukur banget dikasih kesempatan untuk belajar lagi.
Jadi bareng sama 39 orang calon Pengajar Muda XIII lainnya saya mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi bareng- bareng melakukan aktivitas.

Monday, October 3, 2016

2 More Weeks

Okey ini quick posting and recap aja ya untuk September.

Setelah banyak hal terjadi di September, seperti (akhirnya) saya lolos jadi Pengajar Muda angkatan XIII, dan otomatis harus resign dari kantor. Jadi resmi begitu pengumuman dari Indonesia mengajar per 9 September (aih tanggal cantik!) saya pun langsung mengajukan pengunduran diri ke kantor dan resmi resign per 23 September.

Tuesday, September 13, 2016

A Late Welcoming for September

Jadi, sudah masuk minggu ke 2 September.
Awalnya mau bikin postingan di awal September cuma karena banyak hal yang harus dipastikan jadi terpaksa di hold dulu.

Dear September,
Thank you for coming.
Agustus dan September tahun ini benar- benar sebuah perjalanan mendewasakan diri buat saya sejauh ini. Kalau saya menoleh ke belakang rasanya semua garis yang saya lalui menggiring saya ke satu tempat.

Kalau ada yang tanya perasaan saat ini; pastilah saya jawab bahwa tak ada yang lebih membahagiakan daripada saat ini.
Dan tentu, mari kita berdoa semoga masih terus membahagiakan hingga akhir tahun.

Ps: anggaplah ini sebuah hutang postingan dari sebuah cerita panjang. Akan saya bayar lunas, segera.

Foto oleh oleh dari perjalanan ke Sunda Kelapa hari ini (12/9)


Rgds
HS

Wednesday, August 10, 2016

7 YEARS AGO


Pagi ini begitu sampai kantor, dapat notifikasi dari Facebook. Karena seperti biasa ya, buka FB dulu setiap pagi sebelum buka email kantor XD
Dan ada notifikasi moments di FB. Berhubung saya nggak pernah punya banyak moment atau status dari 2011 sampai sekarang, jadi agak- agak kaget juga lihat tanggal ini 10 Agustus ternyata punya banyak moment di antara 2008- 2012 an gitu.

Sempet ngirain itu postingan bakal sampah banget nggak sih, secara itu eranya masih jadi anak sekolah atau kuliahan awal.
Ternyata bersyukur lah saya nggak pernah alay banget bikin status. Dan moment di tanggal ini ternyata berharga semua. Iya semuanya jadi kayak milestone perjalanan hidup saya.

Saturday, July 9, 2016

24

I wish:

1. to stop overthinking
2. to be brave and tough
3. to be happy, no matter what will happen
4. to have prayer in every condition
5. not to forget to say thank you to God everyday
6. to make the day brighter, even the sky is cloudy or gonna rain
7. to achieve all of the 2016 resolution :)
8. to be energetic so I can have a powerful day to do my daily routine
9. to be honest to myself
10. to get all of my dream and wishlists above 
Amen?
Amen. 

Friday, July 8, 2016

Waktu Tuhan

Pilihan Tuhan untuk setiap kita tidak pernah salah
Pernahkah kalian merasa amat begitu menginginkan sesuatu hingga tak ingin melewatkan tiap kesempatan yang ada untuk mendapatkannya?

Saat ini saya merasakannya.
Ada satu mimpi lama, yang sejak bertahun lalu saya inginkan.
2 Minggu lalu saja baru dapat pengumuman kalau langkah saya selangkah lebih dekat dengan mimpi itu.
Lolos tahap 1.
Masih ada 2 tahap lainnya yang menanti.
Saya mulai cemas dan gusar. Benar- benar tidak ingin kehilangan kesempatan lagi.
Lagi?
Ya beberapa tahun lalu saya pernah tidak lolos dalam proses yang sama. Jadi sebenarnya kali ini sudah sampai di langkah terjauh yang pernah saya lalui.
Tapi justru saya tak ingin terhenti.
Jangankan terhenti, membayangkan kegagalan pun rasanya sudah tidak waktunya.
Meski ada ketakutan untuk hal itu, toh manusiawi kan kalau takut gagal?
Tapi kali ini saya niatkan bulat- bulatkan, lafalkan terus menerus dalam alam bawah sadar saya.
Kali ini tak boleh lepas.

Maka kalau ada 1 permintaan saja yang boleh saya ucapkan saat ini, boleh jadi demikian doanya:
"Tuhan, kali ini lancarkan jalanku untuk mengabdi menjadi Pengajar Muda XIII"

Yang aku yakini, pilihanNya tak pernah salah. Pun waktuNya selalu tepat dan indah untuk mewujudkan cita- citaku.

Jadi mohon doanya ya!
Karena saya dan anda pun tak pernah tahu, dari mulut siapa Tuhan mendengar doa kita.

-HS-

Wednesday, June 15, 2016

Catatan Tengah Tahun

ENAM BULAN DI 2016 HAMPIR BERLALU

dan nyaris hampir setiap hari tiada helaan nafas dalam yang tidak saya hembuskan tiap bangun pagi.
Life is getting hard in 2016.
Kalau sebelumnya di 2015, saya pernah bilang itu tahun tersibuk saya, sehingga ngga sempet nulis post, bahkan jarang bangeeet nah 2016 ini harder than 2015.
Tapi saya mulai mendisiplinkan diri untuk terus nulis, oke at least sebulan sekali, dari target tahun sebelumnya 1 minggu 1x
Bukan karena tidak bertambahnya kesibukan, justru sebaliknya, semakin sibuk, saya menemukan bahwa menulis adalah salah satu bentuk relaksasi saya.
Saya bisa bikin apa aja jadi tulisan dan mewujud rupa di tulisan.

I have knocked my ego deeper down than before
Tapi kemudian saya tahu, ego saya yang terpendam itu belakangan kembali mengetuk hati saya lagi.
"Cuy yakin nih lo ga mau memperjuangkan ego dan mimpi lo lagi?"
"Yakin nih sampe sini aja semua?"
Terbang kemana semua harapan dan cita- cita saya selama ini?
Entah, mungkin tak benar- benar hilang.
Mungkin hanya terkalahkan sementara oleh banyaknya rutinitas yang memenuhi hari- hari ini.

Benar 2016 is getting harder. But I know that I should have more prayer than before.
I couldnt do this better if I walk alone.

Dan seperti seharusnya, hidup terus berjalan. Tapi saya tahu mimpi saya tak boleh berhenti.
Dan salah satu mimpi besar harus terwujud di 2016.
Harus