Saturday, December 31, 2016

A Gloomy Note in December


Ps: sekadar catatan kecil yang saya buat di desa Setumuk. Bukan catatan kegelisahan hanya catatan di suatu hari yang gloomy, tanpa sebab. Mungkin karena PMS attack haha.

See you,
HS

Tuesday, December 27, 2016

Pengingat Akhir Tahun

Siapa sangka kalau penghujung tahun 2016 ini akhirnya saya resign dari pekerjaan sebagai seorang media planner dan malah ‘mendaratkan diri’ pada sebuah titik di utara Indonesia yang bernama Natuna?

Tuhan rupanya merencanakan sesuatu memang indah, dan memang tepat bila saya bersyukur atas semua berkat yang saya dapat di 2016 ini.
  1. Akhirnya saya memilih beralih haluan, murtad (entah sementara atau selamanya) dari profesi yang ada di ranah komunikasi, sesuai bidang keilmuan saya, dan menjadi seorang guru SD. Meski banyak pertimbangan, tapi saya tak pernah ragu sedikit pun untuk pilihan yang memang sudah tak imbang ini.
  2. Akhirnya saya jadi Pengajar Muda! Akhirnyaaa. Bahkan masih haru rasanya bila saat ini saya ingat kembali jika sampai hari ini saya pun telah resmi menjalani tugas sebagai seorang Pengajar Muda yang sudah lama saya idam- idamkan. 3 tahun bukanlah waktu yang sebentar, dan setelah setahun memendam mimpi lama, saya bisa mengejar impian itu.
  3. Akhirnya saya ada di Natuna. Natuna, sebuah kabupaten yang sebelum saya masuk camp pelatihan pun telah saya impikan, saya doakan dalam diam. Bahkan tak pernah ada orang yang tahu kalau kala itu saya sudah memohon untuk yang satu ini. Tentang indah pantainya, yang membujur luas mengelilingi kepulauan ini. Deretan pasir putih, air laut yang warnanya hijau kebiruan, kini hanya sebatas keinginan saja untuk bisa melihat itu semua. Ah ya, dan banyaaak sekali bintang- bintang di atas rumah saya di Setumuk, Natuna ini. Indah sekali lah nikmat yang satu ini.
  4.  Akhirnya saya bisa merantau lagi. Pergi jauh dari rumah, alias merantau merupakan target pribadi saya selama ini. Menyenangkan ketika bertemu orang baru, belajar budaya baru, dan melihat banyak hal lainnya dari luar rumah. Bukannya saya tak senang ada di rumah tapi saya meyakini bahwa dengan bepergian jauh dari rumah, saya telah berproses menjadi seorang yang dewasa seutuhnya. Saya bisa belajar banyak hal dan mengatur perasaan saya (untuk tidak mudah rindu keluarga) dengan jauh dari rumah. Bahkan rindu pun terasa nikmat bila kita mengatur jarak.
  5. Akhirnya bertambah juga jumlah keluarga saya. Saya punya keluarga se- Indonesia! Ada 39 orang Pengajar Muda XIII, 40 orang bila termasuk saya. Semua berasal dari beragam latar budaya, pendidikan dan kota asal berbeda. Saya belajar banyak dari mereka ini, saya menghormati sekaligus menyayangi mereka setiap harinya. Bohong kalau saya tak pernah minder ketika bertemu mereka. Tapi saya tahu, setiap orang ada kapasitas dirinya masing- masing. Bukankah kita semua keren saat memaksimalkan diri kita sendiri?

Jadi saya sekarang mulai berpikir untuk singgah di kota- kota asal mereka ini begitu selesai penempatan nanti. (Padahal mah masih ada waktu setahun lagi! )
Kalau ditanya apa yang saya syukuri saat ini? Saya jawab: semua hal yang pernah terjadi dalam hidup saya. Baik suka maupun duka, semua menggiring saya pada hal- hal yang saya dapat di penghujung tahun ini. Semoga nikmat ini selalu dan terus ada setiap waktunya. Semoga saya tak pernah lupa untuk terus bersyukur dan berbagi kebahagiaan dengan orang lain.


Salam dari indahnya Natuna!
-HS-


PS: kalau penasaran dengan cerita PM XIII Natuna selama bertugas, sila cek tagar #NatunaBerkisah

Sunday, November 27, 2016

Setelah 6 Minggu

Senin 17 Oktober yang lalu, merupakan salah satu hari bersejarah yang aku ingat, mungkin takkan pernah terlupa seumur hidup.
Hari itu aku pertama kali bertemu dengan 39 teman baru. Yang aku tahu hari itu adalah awal dari banyak hal yang tak terduga di kemudian hari. Yang tidak aku tahu, pertemuan itu mengawali banyak kehangatan dan inspirasi untuk saya pribadi kelak, mereka ternyata sangat berharga bagiku.

Hari ini, Minggu 27 November, kurang dari 3 hari lagi kami akan berpisah. Aku akan pergi meninggalkan orang- orang terdekat yang telah menghabiskan waktu dari bangun hingga tidur kembali bersamaku.
Foto bareng sesudah Farewell Party. Yeah it' s farewell :(
Kami akan pergi mengabdi ke pelosok- pelosok negeri. Kami akan melepas keakraban yang sudah terbangun di 6 minggu ini. Seperti yang sudah pernah saya bilang sebelumnya, kita bertemu dan saling mengenal tak hanya untuk 6 minggu atau setahun saja. Saya ingin persaudaraan seumur hidup, yang tetap hangat walau lama terpisah. Yang tetap rukun walau tak selalu sependapat.

Setelah 6 minggu, setelah lebih jauh mengenal satu sama lain, setelah banyak kisah pencapaian masa lalu dan cita- cita ke depan yang kami bagi, perpisahan adalah hal yang amat pilu. Setidaknya mereka adalah orang- orang yang pernah mendoakan mimpiku supaya jadi nyata. Mereka juga yang sudah menginspirasiku dengan pencapaian masing- masing yang sudah gemilang di usia muda. Tanpa mengenal mereka mungkin daya juangku tak akan pernah sekeras ini.
8 orang PM Kab. Natuna

Saya jadi ingat statement seorang teman sebelum saya ikut Indonesia Mengajar:
"Gue pengen ngajak orang- orang ikut dalam lingkaran positif ini, Han. Ini tuh seru banget"

Dan di sinilah saya saat ini, ada di dalam lingkaran positif itu. Berproses bersama teman- teman PM XIII. Kami meyakinkan diri kami untuk bisa melakukan perubahan dan memberikan dampak baik bagi masyarakat yang kami tinggali nanti.

Apa rasanya mau berangkat ke penempatan?
Campur aduk. Di satu sisi senang, karena akan segera bekerja di tempat baru, melihat rumah baru saya di ujung utara Indonesia. Sisi lainnya agak takut sama rasanya ketika mau pindah rumah, khawatir dengan segala masa adaptasi yang ada nantinya. Hal yang wajar bukan?

Foto sesudah pelantikan dan survival di Gunung Burangrang, Jawa Barat




Selamat berkemas kawan kawan  XIII,

HS


Ps: find our story in Natuna on #NatunaBerkisah

Sunday, November 6, 2016

Akhirnya Datang Juga

Hari yang ditunggu akhirnya datang juga.
Pengumuman penempatan CPM XIII.

Hari ini rasanya deg- degan campur pasrah sekali.
Dari awal ikut Indonesia Mengajar, saya tidak pernah set ekspektasi atau bahkan berani berdoa sekalipun untuk lokasi penempatan saya.
Dimanapun itu, saya harus sip, harus disyukuri.

Kalau ada yang tanya saya mau dimana, saya selalu jawab: "Di mana aja boleh, saya siap"
Sok iyes banget padahal mah penasaran dan berharap- harap cemas gitu deh haha.
Dan selalu begitu, dari sebelum masuk camp sampai akhirnya di camp pun saya masih tetap pada jawaban yang sama.

Tapi kalau boleh jujur sama diri sendiri, jauuh di dalam hati saya, saya pengen ke Natuna, berkali- kali pernah ingin sekali mengabdi di sini. Dulu sekali sebelum apply jadi PM XIII pun pernah pengen ke Papua, karena saya merasa itu titik terjauh saya pergi di Indonesia nantinya. Saya juga pernah berharap untuk Banggai, meski tanpa alasan yg kuat. Cuma ya itu saya ngga tau apa itu yang terbaik untuk saya apa bukan. Jadi saya biarkan kehendak Tuhan yang bekerja untuk saya.

Dan tibalah 6 November itu. Pengumuman kabupaten penempatan. Antara Aceh Utara, Natuna, Nunukan, Banggai, dan Pegunungan Bintang.

Singkat cerita, setelah digiring satu persatu akhirnya CPM XIII untuk pertama kalinya ditemukan dengan teman- teman sepenempatannya. Memang sih selama ini kami selalu bersama-sama ber 40, cuma kali ini saya tau akan bersama 7 orang yang sepenempatan ini selama setahun ke depan.
Pertama buka tutup mata yang saya lihat siapa orang- orang yang akan sama saya, jadi saudara terdekat setahun ke depan bahkan untuk seumur hidup nanti. Saya bahkan perlu beberapa menit untuk tau lokasi penempatan saya.
Sekilas saya lihat mereka, saya yakin bahwa setahun ke depan akan lebih meyakinkan bersama mereka. Entah kenapa keyakinan itu tiba- tiba tumbuh aja. Bahkan sempat terpikir dimanapun penempatannya, kalau sama mereka saya mah yakin aja.
Dan Tuhan memang penuh kuasa, doa yang bahkan gak mampu saya ucapkan akhirnya terwujud. Saya dapat di Natuna!

Natuna yang pernah saya impikan berkali- kali. Natuna yang saya idamkan untuk bisa singgah atau kali ini mengabdi setahun di sana. Hanya saja, Natuna ini tak pernah berani saya ucapkan secara gamblang saya ucapkan dalam doa. Saya hanya minta dimampukan dan diberikan tempat terbaik untuk penempatan ini.
Dan tempat terbaik menurut Tuhan untuk saya: di Natuna :)

Jadi inilah saudara saya di Natuna nanti:



Dear Lala, Dita, Cece, Latin, Rustam, Akbar, Bayu selamat menjadi keluarga baru aku. It's nice to be with you in our long journey.

Dan seperti keajaiban lainnya, kali ini semesta benar- benar mendukung. Tuhan mengabulkan banyaak doa saya di sini. Ketika rasa syukur dan terim kasih saja dirasa tak cukup, maka saya tahu harus membalasnya dengan perbuatan baik untuk orang lain :)

Wish us luck and happy!

HS

Sunday, October 30, 2016

2 Minggu Penting di Oktober

Hi there!
Oktober udah masuk hari terakhir aja dan 2 minggu terakhir ini saya bersyukur banget dikasih kesempatan untuk belajar lagi.
Jadi bareng sama 39 orang calon Pengajar Muda XIII lainnya saya mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi bareng- bareng melakukan aktivitas.

Monday, October 3, 2016

2 More Weeks

Okey ini quick posting and recap aja ya untuk September.

Setelah banyak hal terjadi di September, seperti (akhirnya) saya lolos jadi Pengajar Muda angkatan XIII, dan otomatis harus resign dari kantor. Jadi resmi begitu pengumuman dari Indonesia mengajar per 9 September (aih tanggal cantik!) saya pun langsung mengajukan pengunduran diri ke kantor dan resmi resign per 23 September.

Tuesday, September 13, 2016

A Late Welcoming for September

Jadi, sudah masuk minggu ke 2 September.
Awalnya mau bikin postingan di awal September cuma karena banyak hal yang harus dipastikan jadi terpaksa di hold dulu.

Dear September,
Thank you for coming.
Agustus dan September tahun ini benar- benar sebuah perjalanan mendewasakan diri buat saya sejauh ini. Kalau saya menoleh ke belakang rasanya semua garis yang saya lalui menggiring saya ke satu tempat.

Kalau ada yang tanya perasaan saat ini; pastilah saya jawab bahwa tak ada yang lebih membahagiakan daripada saat ini.
Dan tentu, mari kita berdoa semoga masih terus membahagiakan hingga akhir tahun.

Ps: anggaplah ini sebuah hutang postingan dari sebuah cerita panjang. Akan saya bayar lunas, segera.

Foto oleh oleh dari perjalanan ke Sunda Kelapa hari ini (12/9)


Rgds
HS

Wednesday, August 10, 2016

7 YEARS AGO


Pagi ini begitu sampai kantor, dapat notifikasi dari Facebook. Karena seperti biasa ya, buka FB dulu setiap pagi sebelum buka email kantor XD
Dan ada notifikasi moments di FB. Berhubung saya nggak pernah punya banyak moment atau status dari 2011 sampai sekarang, jadi agak- agak kaget juga lihat tanggal ini 10 Agustus ternyata punya banyak moment di antara 2008- 2012 an gitu.

Sempet ngirain itu postingan bakal sampah banget nggak sih, secara itu eranya masih jadi anak sekolah atau kuliahan awal.
Ternyata bersyukur lah saya nggak pernah alay banget bikin status. Dan moment di tanggal ini ternyata berharga semua. Iya semuanya jadi kayak milestone perjalanan hidup saya.